You need to enable javaScript to run this app.

Membangun Jiwa Wirausaha Sejak Dini di MI Imam Puro

Membangun Jiwa Wirausaha Sejak Dini di MI Imam Puro

Madrasah Ibtidaiyah Imam Puro Cangkrepkidul senantiasa berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada kecerdasan akademis dan spiritual, tetapi juga menanamkan keterampilan hidup (life skill) yang relevan dengan masa depan siswa. Salah satu inisiatif unggulan yang sukses dilaksanakan adalah program Kokurikuler Kewirausahaan dengan tema praktis: “Membuat Sabun Cuci Tangan dan Sabun Cuci Piring Ekonomis dan Higienis.”

???? Pembelajaran Penuh Aksi dan Kreativitas

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas atas, mengubah ruang kelas dan halaman madrasah menjadi mini-laboratorium yang penuh semangat. Di bawah bimbingan guru dan didukung oleh praktisi lokal, para siswa tidak hanya diajarkan tentang teori kewirausahaan, tetapi langsung terjun ke proses produksi.

Langkah-langkah praktis yang dilakukan meliputi:

Pengenalan Bahan Baku: Siswa dikenalkan dengan bahan-bahan dasar pembuatan sabun, seperti Sodium Lauryl Ether Sulfate (SLES) dan Texapon, serta fungsi masing-masing bahan secara sederhana dan aman. Mereka belajar menimbang dan mengukur bahan dengan presisi.

Proses Pencampuran (Mixing): Ini adalah bagian yang paling menarik! Dengan menggunakan alat pengaduk yang aman, siswa secara bergantian mencampur bahan-bahan tersebut hingga homogen. Mereka belajar tentang pentingnya kesabaran dan urutan kerja yang benar untuk menghasilkan tekstur sabun yang sempurna.

Pengemasan dan Pelabelan (Packaging): Setelah sabun jadi, fokus beralih pada aspek estetika dan pemasaran. Siswa mendesain label yang menarik, berisi nama produk, bahan baku, dan keunggulan. Mereka belajar bagaimana kemasan yang baik dapat meningkatkan daya jual.

???? Menjadi Pebisnis Cilik yang Bertanggung Jawab

Program ini mencapai puncaknya pada sesi "Pekan Jual Beli Produk Siswa." Sabun cuci tangan dan sabun cuci piring hasil karya mereka dipamerkan dan dijual kepada guru, orang tua murid, dan warga sekitar madrasah.

Dampak dari kegiatan ini sangat signifikan:

Pendidikan Finansial: Siswa belajar menghitung Modal Awal, menentukan Harga Jual, dan menghitung Keuntungan (Profit). Mereka memahami konsep sederhana tentang supply and demand.

Kemandirian dan Kerjasama: Proses produksi dan penjualan mendorong siswa untuk bekerjasama, memecahkan masalah, dan meningkatkan rasa percaya diri. Setiap kelompok bertanggung jawab atas kualitas produk mereka.

Aplikasi Ilmu Pengetahuan: Kegiatan ini membuktikan bahwa pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) tentang sifat-sifat zat kimia dapat diaplikasikan secara nyata dan bermanfaat.

Melalui kokurikuler kewirausahaan ini, MI Imam Puro Cangkrepkidul telah berhasil menanamkan semangat berkreasi, berinovasi, dan berdikari kepada para siswanya. Harapannya, keterampilan ini akan menjadi bekal berharga, membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas spiritual dan akademis, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

NUR FAUZIAH, S.Pd.I

- Kepala Sekolah -

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita semua...

Berlangganan
Banner